Perkuat Swasembada Pangan, Eratani dan BPR Nasional Nusantara Jalin Sinergi untuk Dukung Petani

Eratani / 27 Januari 2026

Menyusul keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan dengan rekor produksi beras 34,7 juta ton pada tahun 2025, Eratani resmi menjalin kerja sama strategis dengan BPR Nasional Nusantara untuk memperkuat momentum tersebut. Kolaborasi ini bertujuan memastikan petani tetap memiliki modal kerja yang kuat untuk mempertahankan surplus pangan nasional melalui akses pendanaan, pendampingan, serta teknologi.

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Andrew Soeherman, Founder and CEO Eratani, bersama Lea Christine, Direktur Utama BPR Nasional Nusantara pada 26 Januari 2026. Sinergi ini hadir sebagai solusi konkret bagi petani yang masih membutuhkan dukungan finansial dan teknis di tengah target swasembada berkelanjutan yang dicanangkan pemerintah.

Meskipun produksi beras tahun 2025 mencapai surplus dibandingkan kebutuhan nasional sebesar 30-31 juta ton, tantangan di tingkat akar rumput tetap ada. Akses terhadap permodalan seringkali menjadi hambatan bagi petani untuk memulai musim tanam baru secara optimal. Melalui kolaborasi dengan BPR Nasional Nusantara, Eratani berkomitmen untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Kerja sama ini tidak hanya memberikan suntikan dana, tetapi juga membekali petani dengan pendampingan agronomis dan teknologi agar setiap investasi yang dilakukan mampu menghasilkan produktivitas maksimal.

Sebagai langkah awal, kerja sama ini akan dimulai melalui pilot project yang melibatkan 100 petani binaan Eratani di daerah Karawang dan Indramayu. Selain itu, kolaborasi ini difokuskan pada penguatan ketahanan pangan dengan memastikan keberlanjutan pasokan dari tingkat daerah hingga nasional. Melalui sinergi ini, Eratani dan BPR Nasional Nusantara berharap dapat menciptakan dampak nyata dalam menyejahterakan petani sekaligus menjaga kedaulatan pangan Indonesia di masa depan.


 

Bagikan Postingan Ini

Lihat Artikel Lainnya